Minggu, 21 Januari 2018

INHERITANCE

Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabbarrakatuh...


Halloo Good Readers... Alhamdulillah kali ini kita masih bisa bertemu dalam Blog yang sama :D di kesempatan kali ini gue akan nge bahas Artikel tentang Inheritance dan ini adalah Pertemuan terakhir gue di kampus, dikarenakan minggu ini gue akan uas.. Ok, gausah basa basi lagi langsung aja kita bahas Method Java yang terakhir... Inheritance, Check This Out !!!!


INHERITANCE

        Jadi, apa sih Inheritance? 

        Inheritance atau Pewarisan merupakan sifat dalam bahasa berorientasi objek yang memungkinkan sifat-sifat dari suatu kelas diturunkan ke kelas lain. Sistem OOP memungkinkan kita untuk mendefinisikan suatu kelas baru dengan mewarisi sifat dari kelas lain yang sudah ada. Penurunan sifat ini bisa dilakukan dilakukan secara bertingkat-tingkat, sehingga semakin ke bawah maka kelas tersebut semakin spesifik.
     
        Pewarisan memberikan atau mewariskan sesuatu kepada keturunan berikutnya. misalnya, seorang anak pasti akan mewarisi beberapa sifat atau perilaku yang dimiliki oleh ibu/bapaknya. dalam konteks ini, suatu kelas dalam program dapat diturunkan menjadi kelas-kelas baru lainnya yang akan mewarisi beberapa sifat atau perilaku dari kelas induknya. sebagai contoh, apabila anda memiliki kelas A dalam program yang anda buat maka anda dapat membentuk kelas-kelas turunan dari kelas A tersebut(Misalnya, kelas B) yang mewarisi sifat-sifat yang terkandung dalam kelas A. dalam proses pembuatan kelas turunan tersebut, Anda dapat menambahkan sifat dan perilaku baru ke dalam kelas B, yang sebelumnya tidak dimiliki dalam kelas A. Dalam terminologi java, kelas induk dinamakan dengan superclass dankelas turunan dinamakan dengan subclass. untuk membuat kelas anak atau kelas turunan berdasarkan class yang ada, anda dapat menggunakan kata kunci extends.

Note: Extends artinya diturunkan.

Nahh.. kira-kira seperti itu penjelasan tentang Inheritance ini. kalo di atas cuma teori, sekarang langsung aja kita praktekin...

CONTOH SOAL :


                         

CLASS 1

public class Matematica {
        private int a,b,pertambahan,pengurangan,perkalian,pembagian;
    //method     
        void setpertambahan(int a, int b){
            pertambahan=a+b;
        }
            void setpengurangan (int a, int b){
            pengurangan=a-b;
    }    
         void setperkalian(int a, int b){
            perkalian=a*b;
    }
        
          void setpembagian(int a, int b){
            pembagian=a/b;
          }
            int getpertambahan(){
              return pertambahan;
            }
            int getpengurangan(){
                return pengurangan;
            }
           
            int getperkalian(){
                return perkalian;
            }
            int getpembagian(){
                return pembagian;
            }

}
(JANGAN DI RUNNING DULU)

CLASS KE 2

                           
                             


Dikelas kedua ini Ada tulisan Extends Matematica itu berarti Pemanggilan variable Private Dari Class Matematica
dan di class ini hanya berisi tentang "Modulus"

(Janga di Running)

CLASS KE 3

Nah.. baru di Class yang terakhir ini kita jalankan/Running
seperti ini Output nya :


                             



Yahh... kurang lebih seperti itu Artikel tentang Java Inheritance. kurang dan lebihnya gue Mohon Maaf karena itu bukan 100% bikinan gue sendiri :D dan walaupun ini Pertemuan terakhir kita, jangan bosen-bosen mampir ke Fadityy Blog, karena masih banyak Artikel lagi yang bakal gue tulis di Semester selanjutnya :D Akhir kata gue ucapin Terima Kasih, dahhh....

Wassalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabbarrakatuh...










FAUZAN DIMAS ADITYA

43A870061604043

PEMROGRAMAN 1/PERTEMUAN KE 12(LAST)
SEM. 3

Jumat, 19 Januari 2018

ACCESSOR DAN MUTATOR METHOD

Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabbarraktuh...


Halloo Good Readers... kembali lagi di Fadityy Blog. Kalo kemaren kita nge bahas tentang "Konstruktor dan Parameter" sekarang kita akan lanjut ke Metode selanjutnya, Yaitu dengan Metode Accessor dan Mutator. Langsung aja kita bahas., Check This Out !!!!



ACCESSOR METHOD


                Metode Acccessor adalah metode yang digunakan untuk membaca nilai variabel pada suatu class, baik berupa instance maupun static. Metode ini digunakan untuk mengembalikan nilai dari sebuah private field. Skema ini biasanya ditandai dengan awalan nama "get"

                 Metode ini selalu mengembalikan value/nilai dengan tipe data yang sama sesuai korespondensi private fieldnya. 

Contoh :


                          


Penjelasan:

public - Menjelasakan bahwa method tersebut dapat diakses dari objek luar class.
String - Tipe data return value dari method tsb adalah string.
getName - Nama dari method() - Menjelaskan bahwa method tsb tdk memiliki parameter apapun.

MUTATOR METHOD


           Metode Mutator merupakan sebuah metode yang digunakan untuk menetapkan nilai dari sebuah private field. Skema ini biasanya ditandai dengan awalan nama "set". Metode ini tidak memiliki nilai balik (return), sebab metode ini merupakan pengaturan parameter yang akan digunakan oleh koresponden private fieldnya, sama dengan Enkasulapsi.

Contoh:

                          
                                


Penjelasan:

public - Menjelaskan bahwa method ini bisa dipanggil objek luar class.
void - Method ini tidak menghasilkan return value.
setName - Nama dari method.
(String temp) - Parameter yang akan digunakan pada method.


Berikut ini ada contoh 2 Class yang sudah di jalankan :

CLASS 1 :

                             



CLASS 2 :



nama beraksi


nama.png


MENGAPA MENGGUNAKAN ACCESSORS AND MUTATORS?

           Hal penting yang perlu diingat adalah bahwa kita bisa menyembunyikan data dari objek sebanyak mungkin. Buffer tambahan yang disediakan oleh metode ini memungkinkan kita untuk:
Bagaimana sebuah data dapat dirubah dari balik layar
Menerapkan validasi nilai-nilai yang telah kita atur di dalam field.

         Method yang digunakan untuk akses objek lain agar bisa mengubah data. Method ini biasanya sering digunakan ketika membuat sebuah program pendataan, karena banyak inputan yang sama dan sedikit yang berbeda.

Sekian dulu pertemuan kita kali, kurang dan lebihnya mohon maaf.... :D

Wassalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabbarrakatuh...










FAUZAN DIMAS ADITYA

43A87006160403

PEMROGRAMAN 1/PERTEMUAN KE. 11
SEM. 3 


KONSTRUKTOR DAN PARAMETER DALAM JAVA

Asssalmu'alaikum Warrahmatullahi Wabbarrakatuh...



Halloo Good Readers... masih dalam Blog yang sama, dalam Artikel kali ini gue akan membahas "Konstruktor dan Parameter" sesuai yang tercantum dalam Title di atas. Ok, ga usah basa basi lagi langsung aja kita mulai, Check This Out !!!!


KONSTRUKTOR


          Konstruktor adalah sebuah method yang namanya sama persis dengan nama class-nya. Constructor sendiri berfungsi untuk memberikan nilai awal pada sebuah class ketika class tersebut dibuat dalam bentuk objek pada class lain. Constructor bisa memiliki parameter bisa juga tidak. Dalam Constructor, tidak boleh pakai keyword void.

           Konstruktor pada umumnya digunakan untuk menganalisasi dan memberikan nilai secara langsung atau melalui paramater kepada sebuah objek pada saat sebuah objek pertama kali diciptakan. penamaan method pada konstruktor harus sama dengan nama classnya. Konstruktor pada umumnya digunakan untuk menginisialisasi dan memberikan nilai secara langsung atau melalui parameter  kepada sebuah objek pada saat objek pertama kali diciptakan.

PARAMETER


               Parameter merupakan bagian dari method yang mana di dalam suatu method bisa memiliki 1 parameter atau  lebih dari 1 parameter. Parameter itu sendiri adalah suatu bagian dari method yang mana harus di beri type data dan disini penulis menganggap suatu parameter mirip sekali dengan variable ( tetapi yang merupakan dalan bagian dari method ) yang bisa menentukan suatu nilai atau merubah suatu nilai nantinya saat di program java di jalankan ( Running )  atau di tampilkan dengan method yang sudah ada di java.

           Nilai yang dapat kita oper pada fungsi,seperti konstruktor pada method, Paramater tersebut bisa kita gunakan jka nilai didalam fungsi tersebut ingin kita rubah,dan kita juga dapat menambahkan beberapa Paramater dalam fungsi.



Kira-kira seperti itu Definisi dari Konstruktor dan Parameter. Berikut adalah Contoh Program yang dipraktekan oleh rekan saya :

#KELAS BUKU

public class Bukuberaksi {

    /**
     * @param args the command line arguments
     */
    public static void main(String[] args) {
        // TODO code application logic here
      buku book = new buku();
           
book.cetak_buku1(null, null, null, 0);
}
}

output :








#KELAS BUKU BERAKSI

public class buku {

    int pilih;
    public void cetak_buku1(String judul,String pengarang, String penerbit, int tahunterbit) {
        judul="Pemograman Berbasis Objek Dengan Java";
        pengarang="Indrajani";
        penerbit="Elexmedia Komputindo";
        tahunterbit=2007;
        System.out.println(""+judul+","+pengarang+"\n"+penerbit+","+tahunterbit);
    }
    public void cetak_buku2(String judul,String pengarang, String penerbit, int tahunterbit) {
        judul="Dasar Pemograman Java";
        pengarang="Abdul Khadir";
        penerbit="Andi Offset";
        tahunterbit=2006;
        System.out.println(""+judul+","+pengarang+"\n"+penerbit+","+tahunterbit);
    }
    public void cetak_bukuscanner() {
        String buku1="JUDUL BUKU = 'Pemograman Berbasis Objek Dengan Java', "
                + "\nPENGARANG = 'Indrajani' ,"
                + " \nPENERBIT = 'Elexmedia Komputindo' ,"
                + " \nTAHUN PENERBITAN = '2007'";  
        String buku2="JUDUL BUKU = 'Dasar pemograman Java',"
                + "\nPENGARANG = 'Abdul Khadir',"
                + "\nPENERBIT = 'Andri offset',"
                + "\nTAHUN TERBIT = '2006'";
        System.out.println("DAFTAR KODE BUKU");
        System.out.println("1. BUKU KARYA INDRAJANI");
        System.out.println("2. BUKU KARYA ABDUL KHADIR");
        System.out.println("==================================================================================================================");
        Scanner anam = new Scanner (System.in);
        System.out.print("MASUKAN KODE BUKU : ");
        pilih=anam.nextInt();
       
        switch (pilih){
            case 1 : System.out.println(""+buku1);       
                    break;
            case 2 : System.out.println(""+buku2);
                break;
                default: System.err.println("SORRY CANNOT FIND YOUR BOOK");
        break;
        }

       
    }
}

OUTPUT :




Berikut pilihan nya :


jika pilihan 1 :


                

jika pilihan 2 :


                 



Kira-kira seperti itu itu saat menjalakan Konstruktor dan Parameter. yahh... sampai sini dulu Artikel tentang Java Netbeans kali ini. Kurang lebih nya gue minta maaf dan kalian bisa kasih saran di kolom komentar.

Wassalamu'alikum Warrahmaatullahi Wabbarrakatuh...













FAUZAN DIMAS ADITYA

43A87006160403

PEMROGRAMAN 1/ PERTEMUAN KE. 10
SEM. 3

Rabu, 17 Januari 2018

CLASS METHOD

Assalmu'alikum Warrahmatullahi Wabbarrakatuh...

Hallooo Good Readers.... jangan bosen-bosen ya baca Fadityy Blog :D karena masih banyak Artikel yang bakal gue tulis di Blog ini, yah walaupun sumbernya dari mana-mana :D kalo kemarin gue ngebahas tentang Looping beserta Do and While, kali ini gue akan bahas materi baru yaitu Class Method atau pembagian kelas dalam Method. langsung aja kita bahas, Check This Out....

DEFINISI


PENGERTIAN CLASS

Class merupakan suatu blueprint atau cetakan untuk menciptakan suatu instant dari object. Class juga merupakan grup suatu object dengan kemiripan attributes/properties, behaviour dan relasi ke object lain.

Contoh sintaknya:

[modifier1] class NamaKamar [modifier2]{

Class body;

PENGERTIAN METHOD

Method merupakan suatu operasi berupa fungsi-fungsi yang dapat dikerjakan oleh suatu object. Method didefinisikan pada class akan tetapi dipanggil melalui object. Metode menentukan perilaku objek, yakni apa yang terjadi ketika objek itu dibuat serta berbagai operasi yang dapat dilakukan objek sepanjang hidupnya. 

Ada 4 (Empat) bagian dasar yang dimiliki metode antara lain:

1.Nama metode
2.Tipe Objek atau tipe primitive yang dikembalikan metode.
3. Daftar parameter.
4. Badan atau isi metode.

           Tiga bagian pertama mengindikasikan informasi penting tentang metode itu sendiri. Dengan kata lain, nama metode tersebut=metode lain dalam program. Dalam java kita dapat memiliki metode-metode berbeda yang memiliki nama sama tetapi berbeda tipe kembalian atau daftar argumennya, sehingga bagian-bagian definisi metode ini menjadi penting. Ini disebut overloading metode(proses yang berlebihan pada suatu metode).

           Untuk menjalankan program yang memiliki sifat polymorphism tersebut, diperlukan suatu kemampuan overloading, yaitu suatu kemampuan untuk menentukan fungsi yang mana yang harus digunakan atau dijalankan jika terdapat nama fungsi yang sama. Polimorfisme bisa diartikan seperti kemampuan suatu variable untuk mengubah perangai sesuai dengan objek hasil instansiasi yang digunakan. Polimorfisme membiarkan lebih dari 1 objek dari sub class sub class dan diperlakukan sebagai objek dari super class tunggal.

CONTOH SOAL:

CLASS HANDPHONE

package Handphone;


public class Handphone {
    String
            hidupkan,
            lakukan_panggilan,
            kirim_sms,
            matikan;
   
    void hidupkan ()
    {
        System.out.println ("handphone nya hidup :

hidupkan");
    }
   
    void lakukan_panggilan (){
        System.out.println ("coba telpon dia :

lakukan_panggilan" );
    }
       
    void kirim_sms (){
        System.out.println ("pesan kamu terkirim :

kirim_sms");
    }

    void matikan (){
        System.out.println ("handphone nya mati :

matikan");
    }
}

HASIL OUTPUT :


                


CLASS HANDPHONE BERAKSI

package Handphone;

public class Handphoneberaksi extends Handphone{
    public static void main(String[] args){
        Handphone hp = new Handphone();
        
        hp.hidupkan();
        hp.lakukan_panggilan();
        hp.kirim_sms();
        hp.matikan();
        
        
    }
}


HASILOUTPUT :


                         






CLASS MOBIL

class mobil {
        String nama;
    int thn_produksi;
    
    void printmobil(){
        System.out.println("nama : " +nama);
    System.out.println("tahun_produksi : " 

+thn_produksi);

    }
    }

HASIL OUTPUT :


                        

CLASS MOBIL BERAKSI

 public class Mobilbereaksi {
    public static void main(String[] args) {
    mobil mobilku = new mobil();
    mobil mobilmu = new mobil();
    
    mobilku.nama="xenia";
    mobilku.thn_produksi=2017;
    mobilmu.nama="avanza";
    mobilmu.thn_produksi=2016;
    
    System.out.println("nama : " + mobilku.nama);
    System.out.println("tahun_produksi : " + 

mobilku.thn_produksi);
    System.out.println("nama : " + mobilmu.nama);
    System.out.println("tahun_produksi : " + 

mobilmu.thn_produksi);
    

    }   
}

HASIL OUTPUT :


                       



Ok, sekian dulu Artikel tentang NetBeans kali ini. kurang dan lebihnya mohon di maafkan :D
dan kalo mau kasih masukan boleh di isi di kolom Komentar..

Wassalamu'alaikum Warrahmatullahi wabbarraktuh....










FAUZAN DIMAS ADITYA

43A87006160403

PEMROGRAMAN 1/PERTEMUAN KE. 9
SEM. 3








WHILE AND DO-WHILE DALAM JAVA

Assalamu'alaikum Warrahmatullahi wabbarrakatuh...

Halloo Good Readers.... masih di Blog yang sama, kali ini gue bakal ngebahas tentang Do and While ga beda jauh dari Artikel sebelumnya. Namun, kali ini kita akan Fokus untuk Do and While ini. Yaps langsung aja ke tkp, Check This Out !!!!!

DO AND WHILE


JIKA WHILE :      
  
While (kondisi){
  //statement }         


JIKA DO WHILE :

do{
//statement}
while (kondisi);

1. Looping While adalah : 

Pada while pengulangan dikondisikan di awal blok, jadi apabila
kondisi tidak terpenuhi ( bernilai false) maka proses pengulangan tidak akan pernah dilakukan atau tidak berjalan.

2. Looping Do while :

Struktur do-while sebenarnya tidak beda jauh dengan while.
Perbedaannya hanyalah terletak pada penempatan kondisinya saja. Pada while kondisi diletakan di awal blok pengulangan sedangka pada do-while kondisinya berada di akhir blok. Jadi pada proses pengulangan do-while akan dilakukan minimal sekali, meskipun ternyata kondisinya tidak terpenuhi atau bernilai false.


Contoh Soal :

1.) 
package pertemuan7;
public class Pertemuan7 {

    public static void main(String[] args) {
    int i = 1;
    while (i<=5){
        System.out.println(i);
        i++;
    }
    }
    
}

Hasil Output :


                          


2.)
package pertemuan7.anam;

public class Pertemuan7Anam {

    public static void main(String[] args) {
    int i =1;
    while(i<=10){
        System.out.println("saya senang belajar bahasa java");
        i++;
    }
    }
    
}


Hasil Output :


                           


3.)
package pertemuan7.anam;
import java.util.Scanner;

public class Pertemuan7Anam {

    public static void main(String[] args) {
    int deret;
    
    Scanner you = new Scanner(System.in);
        System.out.println("masukan jumlah deret = ");
        deret = you.nextInt();
        
        int i = 1;
        while (i<=deret){
            System.out.println("saya senang belajar java - "+i);
            i++;
    }
    }
    
}


Hasil Output :


                             

JIKA URUTAN TERBALIK :

public class Pertemuan7Anam {

    public static void main(String[] args) {
    int deret;
    
    Scanner you = new Scanner(System.in);
        System.out.println("masukan jumlah deret = ");
        deret = you.nextInt();
        
        int i = 10;
        while (i>=1){
            System.out.println("saya senang belajar java - "+i);
            i--;
    }
    }
    
}

Hasil Output :

                       


4.)
package pertemuan7.anam;

public class pertemuan7 {
    public static void main(String[] args) {
    int i = 10;
    while (i<10){
        System.out.println("perulangan dengan while - "+1);
        i++;
    }
    
    int j=10;
    do{
        System.out.println("perulangan dengan do -"+j);
        j++;
    }while(j<10);
    }
    }

Hasil Output :


                        

DO WHILE :

1.)
package pertemuan7.anam;

public class pertemuan7 {
    public static void main(String[] args) {
    int a = 1;
    do {
       System.out.print("\t"+a);
       a++;
    }
    while(a<=10);
    }
}

Hasil Output :





Yahh... kira-kira seperti itu pembahasan kita tentang Do and While. Terima Kasih juga buat temen gue Anam yang sudah berbaik hati telah mempraktekan di NetBeans, mampir juga ke Blog dia aname1999.blogspot.co.id. Sekian dulu artikel gue kali ini guyss, kurang lebihnya Mohon Maaf :D

Wassalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabbarrakatuh...










FAUZAN DIMAS ADITYA

43A87006160403

PEMROGRAMAN 1/PERTEMUAN KE. 7 & 8
SEM. 3

LOOPING

Assalamua'alaikum Warrahamtullahi Wabarraktuh...


Halloo Good Readers... masih di Fadityy Blog, di pertemuan yang ke 6 kali ini gue bakal bahas tentang Looping. jika sebelum nya tentang Switch Case yang digunakan untuk percabangan "If" beda hal nya dengan Looping, karena Looping di gunakan untuk Perulang beberapa Statement dalam Program. Langsung aja kita mulaii, Chech This Out !!!!!!


WHAT'S LOOPING?


Jadi Apasih definisi yang sebenernya dari Looping?        
          
          Loop atau perulangan adalah suatu bentuk kegiatan mengulang suatu statement sampai batas yang diinginkan. Dalam pemograman Loop atau perulangan sangat berguna sekali. Kegunaan sederhana dalam perulangan terlukis seperti ini: Jika kita ingin menuliskan kata saya ganteng sebanyak seribu kali maka kita harus membuat seribu baris kata saya ganteng dalam kode pemrogaman kita. Tapi dengan adanya perulangan maka kita hanya cukup menuliskan 5 sampai 7 baris kode saja. Dalam praktek sebenarnya, tentu saja perulangan sangat membantu sekali. Misal untuk memuat seluruh isi table dari sebuah database dimana datanya ingin kita tampilkan.
Loop atau perulangan dalam Java dapat dilakukan dengan 3 Tehnik:


LOOPING DENGAN "FOR"


for (inisialisasi ekspresi; kondisi loop; ekspresi penambahan)

          Perulangan dengan teknik ini dikontrol oleh tiga bagian yang ada dalam tanda kurung dan masing-masing bagian ini dipisahkan oleh titik-koma. Pada bagian pertama(inisialisasi ekspresi), sebuah variabel akan di deklarasikan sebagai sebuah titik awal dari perulangan, biasanya variable ini mempunyai tipe data integer atau float. Sementara pada bagian kedua disinilah perulangan akan diperiksa apakah masih memenuhi syarat atau tidak, jika masih memenuhi syarat maka statement dibawahnya akan di eksekusi. Sedangkan bagian ketiga adalah bagian dimana jika bagian kedua masih memenuhi syarat maka nilai variabel akan ditambahkan sesuai dengan syarat yang dituliskan. Bagian ketiga ini secara otomatis akan tidak dibaca oleh program jika kondisi pada bagian ke-dua sudah tidak lagi memenuhi syarat, dan perulangan pun menjadi terhenti. Untuk lebih jelasnya perhatikan potongan contoh berikut ini:

 

for (int i=0; i <=1000; i++)

{ System.out.println( Saya Ganteng ); }

 Jika digambarkan jalannya program akan seperti ini: variable i akan di inisialisasi pertama kali dan langsung diberi nilai 0, kemudian variable i tersebut akan diperiksa pada bagian kedua, apakah i lebih kecil atau sama dengan 1000, jika nilai I pertama kali adalah 0 maka pernyataan tersebut bernilai benar (true), sehingga bagian ketiga pun di eksekusi dan kali ini nilai i menjadi sama dengan 1. setelah nilai i bertambah menjadi 1 maka langkah selanjutnya program akan mengeksekusi baris pernyataan yang ada didalam tanda kurung, program akan menuliskan ke layar Saya Ganteng . Setelah itu kursor baris akan kembali lagi keatas ke posisi for lagi, namun inisialisasi variabel dilewatkan dan langsung ke bagian kedua yaitu memeriksa apakah i <=1000, dan jika masih memenuhi syarat maka bagian ketiga dan baris statement pun di eksekusi kembali, demikian seterusnya hinga nilai variabel i sudah menjadi sama dengan 1001. Jika nilai variabel i sudah tidak lagi memenuhi syarat bagian kedua maka program akan tidak mengeksekusi bagian ketiga dan baris statement, dan pada saat ini pula loop atau perulangan akan berhenti. 

Jika digambarkan dalam diagram maka seperti inilah perulangan dengan for itu tergambar :


                                        

LOOPING DENGAN "WHILE"


WHILE (EKSPRESI)

             Perulangan dengan menggunakan teknik while ini sebenarnya adalah suatu bentuk perulangan yang memodifikasi teknik pencabangan (branching) secara kasar. Pernyataan yang ada didalam blok perulangan akan dieksekusi dengan cara memeriksa ekspresi yang ada, sepanjang ekspresi bernilai true maka statement akan terus di eksekusi. Variabel sebagai kontrol perulangan bentuk ini diinisialisai di luar blok perulangan ini. Dan penambahan atau increment nilai variabel berada didalam blok perulangan ini. Kelebihan perulangan dengan bentuk ini adalah variabel yang dideklarasikan tidak hanya bertipe integer atau float saja namun bisa juga bertipe boolean atau string. Perhatikan contoh program perulangan dengan menggunakan bentuk ini yang memakai variabel bertipe integer sebagai kontrol perulangannya:

int i=0;

while(i<=10000)

              { System.out.println( Saya Ganteng );

                                   i++; }

Sepanjang variable i bernilai lebih kecil sama dengan 1000 maka pernyataan mencetak ke layar Saya Ganteng akan tetap terus di eksekusi. Yang harus kita perhatikan jika kita menggunakan perulangan dengan teknik ini adalah bahwa incremental variabel i harus ada, sebab jika tidak yang terjadi adalah perulangan yang tidak pernah akan berhenti atau Invinitive Loop.

Kemudian mari kita lihat potongan kode yang variabel kontrolnya tidak menggunakan integer atau float, berikut ini:

boolean ctrl =false; int i = 0;

while(ctrl==false)

                      { System.out.println( Saya Ganteng );

                                   i++;

if  (i == 1000){ ctrl = true; } }

Perhatikan pada potongan kode program tersebut. Pernyataan mencetak kelayar Saya Ganteng akan terus dieksekusi selama variabel kontrol perulangan tersebut masih bernilai false, sementara trigger untuk membuat variable bernilai true adalah nilai variable i yang harus sampai dengan 1000.

Jika digambarkan dalam diagram maka sketsa perulangan dengan bentuk ini seperti gambar berikut:


                                               

 LOOPING DENGAN "DO WHILE"


DO WHILE (EKSPRESI)

               Perulangan dengan bentuk seperti ini adalah perulangan dengan membalikkan logika perulangan dengan teknik while. Dalam perulangan dengan bentuk ini, pernyataan dieksekusi dulu, baru kemudian kondisi variabel kontrol perulangannya diperiksa apakah memenuhi syarat atau tidak. Biar lebih mudah memahaminya mari kita lihat potongan code program berikut ini:

int i=0;
do
{ System.out.println( Saya Ganteng ); i++;
}while(i<=10000);

Variabel kontrol perulangan tetap diinisialisasi diluar blok perulangan dan harus tetap bersifat incremental / bertambah dan letak incrementalnya ada dalam blok perulangan. Secara logika maka diagram yang bisa menggambarkan proses perulangan tersebut adalah:
Perulangan dengan do while 

Perulangan dengan bentuk seperti ini adalah perulangan dengan membalikkan logika perulangan dengan teknik         while. Dalam perulangan dengan bentuk ini, pernyataan dieksekusi dulu, baru kemudian kondisi variabel                     kontrol perulangannya diperiksa apakah memenuhi syarat atau tidak. Biar lebih mudah memahaminya mari kita lihat potongan code program berikut ini:

        int i=0;  

        do

       { System.out.println( Saya Ganteng );

                       i++; 

       }while(i<=10000);

Variabel kontrol perulangan tetap diinisialisasi diluar blok perulangan dan harus tetap bersifat incremental/bertambah dan letak incrementalnya ada dalam blok perulangan. Secara logika maka diagram yang bisa menggambarkan proses perulangan tersebut adalah:

                                          
                                                  

Ok, langsung aja kita cek di Netbeans. Buatlah Output sebagai berikut :

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

                          
                              

Masukan banyaknya deret = 10
Hasil Fungsi FOR ke -1
Hasil Fungsi FOR ke -2
Hasil Fungsi FOR ke -3
Hasil Fungsi FOR ke -4
Hasil Fungsi FOR ke -5
Hasil Fungsi FOR ke -6
Hasil Fungsi FOR ke -7
Hasil Fungsi FOR ke -8
Hasil Fungsi FOR ke -9
Hasil Fungsi FOR ke -10

                                
                                  
   
                              
                                       

dengan output bintang berurut :

*
**
***
****
*****


                             


                                    

Apabila telah berhasil, ubahlah urutan bintang menjadi :

*****
****
***
**
*


                                   


                                   

Yah kira-kira Output nya akan seperti di atas
Sekian dulu pertemuan kita kali ini, kurang dan lebihnya gue Mohon Maaf karena ini bukan 100% percobaan sendiri :D

Wassalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabbarrakatuh....










FAUZAN DIMAS ADITYA

43A87006160403

PEMROGRAMAN 1/PERTEMUAN KE. VI
SEM 3



ALL ABOUT SWITCH CASE

Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarrakatuh...

Halloo good readers... Alhamdulillah masih di kesempatan dan Blog yang sama, kali ini gue bakal lanjutin Artikel seputar NetBeans. kalo kemaren kita ngebahas tentang " Seleksi Program Java Dasar" kali ini gue berkesempatan buat ngelanjutin ke tahap selanjutnya. Yaitu, tentang "Switch Case" sesuai yang tertera di judul. ga usah basa basi lagi, langsung aja kita mulai.. Check This Out !!!!

DEFINISI SWITCH CASE


              Percabangan adalah suatu pilihan atau opsi dengan kondisi tertentu. Jika kondisi yang menjadi syarat terpenuhi, maka opsi atau pilihan dijalankan, jika tidak maka sebaliknya. Dalam java terdapat 4 macam jenis percabangan, if, if-else, else-if, dan juga switch. Keempat jenis ini memiliki penggunaan masing-masing. Disini kita akan membahas tentang percabangan switch case.
              Switch case digunakan untuk percabangan yang kondisinya banyak. Sedangkan percabangan if  hanya bisa untuk menangani dua kondisi yaitu TRUE atau FALSE. Tapi jika kita ingin melakukan percabangan untuk peringkat nilai, contoh nilai A = sempurna, B = bagus, C = sedang, D = kurang, akan ribet jika kita menggunakan percabangan if untuk menyelesaikan kondisi tersebut. Untuk itu mari kita pelajari percabangan switch case.
              Switch Case merupakan salah satu bentuk percabangan, bentuk dari Switch-case merupakan pernyataan yang dirancang khusus untuk menangani pengambilan keputusan yang melibatkan sejumlah atau banyak alternatif penyelesaian. Pernyataan switch-case ini memiliki kegunaan sama seperti if else bertingkat. Kontruksi if - else yang bertingkat-tingkat seringkali membingungkan pembacaan alur program.
              Pernyataan Switch lebih jarang digunakan dibandingkan dengan pernyataan if pada java. Tetapi lebih sering digunakan ketika kita ingin menuliskan percabangan ataupun pengambilan keputusan dengan sangat banyak pilihan. Jika pada percabangan terdapat pilihan banyak, maka perintah switch-case lebih dianjurkan daripada menggunakan if - else.
              Tidak dianjurkan pada pilihan yang melibatkan jangkauan (range) tetapi dianjurkan pada pilihan berupa konstanta dan banyak misalnya untuk memilih menu. Java menyediakan intruksi Switch untuk memudahkan pembacaan alur program bercabang yang sangat banyak. meskipun Switch didesain untuk mengganti if - else. 

akan tetapi Switch memiliki batasan:
  1. Variabel penentu harus bertipe Integer, atau yang cocok dengan Integer seperti character, boolean, byte, short dan long.
  2. Range data yang diperiksa bernilai 0 s/d 255.
CONTOH SOAL:

1. Buat Program dengan Output :

Memilih jurusan :
Masukan Pilihan :
Jika pilihan sama dengan "1", maka "Jurusan Sistem Informasi"
Jika pilihan sama dengan "2", maka "Jurusan Teknik Informatika"
Selain itu maka "pilihan anda salah"

Berikut ini adalah syntaknya =

package pemrograman;
import java.util.Scanner;

public class Pemrograman {


    public static void main(String[] args) {
    int pil;
    System.out.println("Memilih Jurusan");
    System.out.println("Masukan Pilihan");
    Scanner input = new Scanner (System.in);
    pil = input.nextInt ();
    System.out.println("+------------------+");
    switch (pil){
        
        case 1: System.out.println ("Jurusan SI");break;
        case 2: System.out.println ("Jurusan TI");break;
            
        default: System.out.println ("Pilihan Anda salah");break;
    }
    System.out.println("+-----------------+");
    }
    }
   
Berikut adalah Hasil outputnya :

1.)  jika pilihan Case 1


                         

2.) jika pilihan Case 2


                         


3.)jika pilihan Salah


                       

2. JIKA :

A. Susu Dancow

  1. Ukuran kecil      : 15.000
  2. Ukuran Sedang  : 20.000
  3. Ukuran Besar    : 25.000

B. Susu Bendera

  1. Ukuran kecil      : 13.500
  2. Ukuran Sedang  : 17.500
  3. Ukuran Besar    : 20.000

C. Susu SGM

  1. Ukuran kecil       : 15.000
  2. Ukuran Sedang  : 18.500
  3. Ukuran Besar     : 22.000

Maka Buatlah Output Sebagai Berikut....

TOKO BIG SUSU
----------------------------------------
A. Susu Dancow

  1. Ukuran keci
  2. Ukuran Sedang
  3. Ukuran Besar

B. Susu Bendera

  1. Ukuran kecil
  2. Ukuran Sedang
  3. Ukuran Besar

C. Susu SGM

  1. Ukuran kecil 
  2. Ukuran Sedang
  3. Ukuran Besar

Masukan Kode Susu [A/B/C] :C
Masukan Ukuran Kaleng [1/2/3] :Susu : SGM
Harga Satuan Barang : 22000
3
Jumlah yang dibeli : 2

Harga yang harus di bayar sebesar Rp. 44000

Berikut Salah Satu Hasil Outputnya :


                         


Guyss, Output diatas hanya salah satu contoh dari masih banyak nya variasi lain yang bisa dibuat, Ok sampe sini dulu ya artikel kali ini, Selamat mencoba....

Wassalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarrakatuh...









FAUZAN DIMAS ADITYA

43A87006160403

PEMROGRAMAN 1/PERTEMUAN KE. V
SEM. 3

Selasa, 16 Januari 2018

STRUKTUR SELEKSI PROGRAM JAVA DASAR

Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarrokatuh...

Hallo para pembacaa... semoga sehat selalu ya buat nungguin Update terbaru dari artikel gue ( yah walaupun ngga 100% tulisan sendiri):D Kali ini di Pertemuan ke 4, kelas gue ngebahas tentang Struktur Seleksi Sederhana menggunakan Program Dasar Java. Jadi, apasih struktur dasar Java? biar ngga kepanjangan langsung aja kita bahas... Check This Out !!!!


JENIS JENIS STRUKTUR SELEKSI

  • Struktur Seleksi Sederhana (If)
  • Struktur Seleksi Tersarang (Nested If)
  • Struktur Switch-Case

STRUKTUR SELEKSI SEDERHANA ( IF)


"Bentuk ini merupakan bentuk yang paling sederhana dari keseluruhan strukturseleksi yang ada.
Pada bentuk ini jika memiliki nilai true saja yang akan diproses.

SATU KONDISI

If (Variabel=Nilai Variabel)
   {
  Blok statement kondisi yang benar
   }

Dua Kondisi

If (Variabel=Nilai Variabel)
{
  Blok statement kondisi yang benar
}
Else
{
  Blok statement kondisi yang salah
}

Tiga Kondisi atau Lebih


If (Variabel-1=Nilai Variabel-1)
{
   Blok statement-1 yang benar
Else
  If (Variabel-2=Nilai Variabel-2)
  {
  Blok statement-2 yang salah
  }
  Else
  {
  Blok statement-3 kondisi salah
  }

contoh Soal 1 :

Mengisi Keterangan:
Jika Nilai Siswa >= 60, maka Keterangan= Lulus
Jika Nilai Siswa < 60, maka Keterangan= Tidak Lulus

Keterangan :

Disini nilai pacuannya adalah 60, jika user menginput nilai diatas 60 maka program akan mengouputkan keterangan " LULUS " dan jika user menginput nilai dibawah 60  maka program akan mengoutputkan keterangan " TIDAK LULUS".

maka Inputan Script Codingan menjadi : 
 int nilai;
   
   Scanner satu=new Scanner (System.in);
   System.out.println("MASUKAN NILAI ANDA : ");
   nilai=satu.nextInt();
   
   if (nilai>=60)
   {
       System.out.println("KETERANGAN : " + "LULUS");
   }
   else if (nilai<=60)
           {
               System.out.println("KETERANGAN" + "TIDAK LULUS");
           }
           }
    

    }
Berikut ini contoh Output jika lulus :


                         


berikut output jika Gagal/Tidak Lulus:


                     


CONTOH SOAL 2

"Menentukan besarnya potongan dari pembelian barang yang diberikan seorang pembeli, dengan kriteria :

"a. jika total pembelian kurang dari Rp. 50.000,- potongan yang diterima sebesar 5% dari total pembelian.
"b. Jika total pembelian lebih dari atau sama dengan Rp. 50.000,- potongan yang diterima sebesar 20% dari total pembelian.

KETERANGAN :

Deklarasi :
  
    int pembelian;
        int diskon1;
        int diskon2;
        

Proses :
   diskon1=(int) (pembelian*0.2);
        diskon2=(int) (pembelian*0.05);


        Output :
   System.out.print("\n TOTAL BELANJA ANDA : " + (pembelian-diskon1));
        }
  System.out.print("\nTOTAL BELANJA ANDA : " + (pembelian-diskon2));  

Inputan Codingan :
      int pembelian;
        int diskon1;
        int diskon2;
        
        Scanner nyoba = new Scanner (System.in);
        System.out.print("\nTOTAL : ");
        pembelian=nyoba.nextInt();
        
        diskon1=(int) (pembelian*0.2);
        diskon2=(int) (pembelian*0.05);
        
        if (pembelian>=10000)
        {
            System.out.print("\n SELAMAT ANDA MENDAPATKAN DISKON : " +diskon1);
        System.out.print("\n TOTAL BELANJA ANDA : " + (pembelian-diskon1));
        }
        else if (pembelian<=10000)
                {
                    System.out.print("\nSELAMAT ANDA MENDAPATKAN DISKON : " +diskon2);
          System.out.print("\nTOTAL BELANJA ANDA : " + (pembelian-diskon2));  
                }

Berikut hasil output programnya :

pembelian dibawah 10000 dapat diskon 5%


                                   


pembelian diatas 10000 dapat diskon 20%



                                   



CONTOH SOAL 3
"Input Data Variabel :
Nama Mahasiswa, Nilai Word, Nilai Excel, Nilai Acces diisi sendiri
"Nilai = (nilai word + nilai excel + nilai access) / 3
"Nilai huruf :
Jika nilai >=80, maka nilai huruf= A
Jika nilai >=66 dan nilai<80, maka nilai huruf= B
Jika nilai >=55 dan nilai<66, maka nilai huruf= C
Jika nilai >=41 dan nilai<55, maka nilai huruf= D
Jika nilai > 41, maka nilai huruf= E
"Nilai mutu :
Jika nilai huruf= A , maka nilai mutu= memuaskan
Jika nilai huruf= B , maka nilai mutu= baik
Jika nilai huruf= C , maka nilai mutu= cukup
Jika nilai huruf= D , maka nilai mutu= kurang
Jika nilai huruf= E , maka nilai mutu= gagal
"Keterangan
Jika nilai >=55, keterangan = lulus
Jika nilai <55, maka keterangan = tidak lulus

INPUTAN CODING : 
   
    String nama_mhs;
    int nilai_word;
    int nilai_excel;
    int nilai_access;
    String nilai_mutu;
    int nilai_huruf;
    String keterangan;
    int nilai_total;
  
    
    //mahasiswa
         Scanner mhs = new Scanner (System.in);
         System.out.print("MASUKAN NAMA ANDA : ");
         nama_mhs=mhs.next();
         
         //nilai_word
         Scanner word = new Scanner (System.in);
         System.out.print("MASUKAN NILAI MS.WORD ANDA : ");
         nilai_word=word.nextInt();
        
         //nilai_excel
         Scanner excel = new Scanner (System.in);
         System.out.print("MASUKAN NILAI MS.EXCEL ANDA : ");
         nilai_excel=excel.nextInt();
    
         //nilai_access
         Scanner access = new Scanner (System.in);
         System.out.print("MASUKAN NILAI MS.ACCESS ANDA : ");
         nilai_access=access.nextInt();
         
         //nilai_total
         nilai_total=(nilai_word+nilai_excel+nilai_access)/3;
         System.out.print("NILAI RATA-RATA KESELURUHAN: " +nilai_total);
         
         //nilai_huruf
         if (nilai_total>=80)
         {
             System.out.println("\nNILAI HURUF : A");
             System.out.println("NILAI MUTU :  MEMUASKAN");
         }
         else if (nilai_total >66 && nilai_total<80)
                 {
                     System.out.println("\nNILAI HURUF : B");
                     System.out.println("NILAI MUTU : BAIK");
                 }
         else if (nilai_total >55 && nilai_total<66)
                 {
                     System.out.println("\nNILAI HURUF : C");
                     System.out.println("NILAI MUTU : CUKUP");
                 }
     else if (nilai_total >41 && nilai_total<55)
                 {
                     System.out.println("\nNILAI HURUF : D");
                     System.out.println("NILAI MUTU : KURANG");
                 }
         else if (nilai_total >=4)
                 {
                     System.out.println("\nNILAI HURUF : E");
                     System.out.println("NILAI MUTU : GAGAL");
                 }
        System.out.println("------------------------------------------");
        
        if (nilai_total>=55){
            System.out.print("KETERANGAN : LULUS ");
        }
        else if (nilai_total<=55)
        {
            System.out.print("KETERANGAN : TIDAK LULUS");
        }
         
    
    }
}

DEKLARASI :

    String nama_mhs;
    int nilai_word;
    int nilai_excel;
    int nilai_access;
    String nilai_mutu;
    int nilai_huruf;
    String keterangan;
    int nilai_total;

PROSES :

 if (nilai_total>=80)
         {
             System.out.println("\nNILAI HURUF : A");
             System.out.println("NILAI MUTU :  MEMUASKAN");
         }
         else if (nilai_total >66 && nilai_total<80)
                 {
                     System.out.println("\nNILAI HURUF : B");
                     System.out.println("NILAI MUTU : BAIK");
                 }
         else if (nilai_total >55 && nilai_total<66)
                 {
                     System.out.println("\nNILAI HURUF : C");
                     System.out.println("NILAI MUTU : CUKUP");
                 }
     else if (nilai_total >41 && nilai_total<55)
                 {
                     System.out.println("\nNILAI HURUF : D");
                     System.out.println("NILAI MUTU : KURANG");
                 }
         else if (nilai_total >=4)
                 {
                     System.out.println("\nNILAI HURUF : E");
                     System.out.println("NILAI MUTU : GAGAL");
                 }
        System.out.println("------------------------------------------");
        
        if (nilai_total>=55){
            System.out.print("KETERANGAN : LULUS ");
        }
        else if (nilai_total<=55)
        {
            System.out.print("KETERANGAN : TIDAK LULUS");
        }

OUTPUT :

   System.out.println("\nNILAI HURUF : A");
             System.out.println("NILAI MUTU :  MEMUASKAN");
         System.out.println("\nNILAI HURUF : B");
                     System.out.println("NILAI MUTU : BAIK");

System.out.println("\nNILAI HURUF : C");
                     System.out.println("NILAI MUTU : CUKUP");

System.out.println("\nNILAI HURUF : D");

                     System.out.println("NILAI MUTU : KURANG");


 System.out.println("\nNILAI HURUF : E");

                     System.out.println("NILAI MUTU : GAGAL");
  System.out.println("------------------------------------------");
 System.out.print("KETERANGAN : LULUS ");

System.out.print("KETERANGAN : TIDAK LULUS");

Hasil Output program

JIKA MENDAPAT GRADE A


                                 

JIKA MENDAPAT GRADE B


                                

JIKA MENDAPAT GRADE  C
                                

                               

JIKA MENDAPAT GRADE D


                                

JIKA MENDAPAT GRADE E


                                 




Yahh... sekian dulu Artikel gue kali ini tentang Jenis-jenis Seleksi Java Dasar. Kurang dan Lebihnya mohon di maafkan, karena Artikel ini bukan 100% percobaan sendiri :D Terima Kasih sudah Membaca...

Wassalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarraktuh...











FAUZAN DIMAS ADITYA

43A87006160403

PEMROGRAMAN 1/PERTEMUAN KE. IV
SEM. 3